cover photo

Menilik 4 Penyebab Melemahnya Nilai Tukar Rupiah Hari Ini

Join Group
Menilik 4 Penyebab Melemahnya Nilai Tukar Rupiah Hari Ini

Category
General
Created
Thursday, 31 August 2017
Group Admin
roby ramadhan

Di dunia perdagangan internasional tentu sangat erat sekali dengan perubahan kurs mata uang, sehingga perlu cek nilai tukar Rupiah hari ini. Pengecekan nilai kurs mata uang pun menjadi wajib dilakukan setiap harinya, bahkan beberapa kali dalam sehari. Sebab tidak menutup kemungkinan belum sampai 24 jam nilai tukar uang dalam negeri melemah terhadap mata uang asing suatu negara. Kondisi ini memang lumrah sebab menjaga kestabilan nilai kurs mata uang bukan perkara sepele.

Kurs mata uang secara umum digunakan untuk membandingkan nilai mata uang satu negara dengan negara lain. Sebuah negara tentu akan menjalin kerjasama yang melibatkan transaksi perdagangan sehingga nilai kurs sangat mempengaruhi. Setiap negara tentu mengharapkan kurs mata uang yang dimiliki dalam kondisi stabil, akan tetapi dalam prakteknya memang tidak bisa demikian. Ada sekian faktor yang memicu perubahan nilai kurs baik untuk Rupiah, Dollar, maupun mata uang dari negara lain.

Masyarakat Indonesia sepertinya sering mendapati fakta mengecewakan bahwa nilai kurs Rupiah terus melemah jika disandingkan dengan Dollar atau mata uang asing lainnya. memang sudah sejak lama nilai tukar Rupiah terus merosot meski dalam beberapa kesempatan justru menguat. Selain itu ada beberapa momentum dimana nilai tukar Rupiah stabil untuk kurun waktu yang lama. Kira-kira apa yang menyebabkan hal ini terjadi? Kalau ditanya demikian maka pakar ekonomi dan politik akan memberikan beberapa jawaban.

Penyebab Melemahnya Nilai Tukar Rupiah

Sebab ketika terjadi perubahan nilai tukar Rupiah hari ini maka ada suatu hal yang menjadi penyebabnya, adapun penyebab umumnya antara lain:

·       Perekonomian Indonesia yang kurang mapan,

Nilai kurs Rupiah dan mata uang di negara berkembang lainnya memang dalam posisi soft currency atau rawan mengalami penurunan. Sebab di negara berkembang umumnya kondisi perekonomian sangat dipengaruhi oleh sentimen dunia. Artinya ketika di Indonesia mengalami konflik atau mungkin bencana alam maka kurs mata uangnya akan melemah.

·       Keadaan ekonomi negara lain yang stabil,

Kerjasama perdagangan dengan negara asing memang faktor penting untuk menunjang perekonomian dalam negeri. Namun kerjasama ini tentu punya dampak positif maupun negatif yang dirasakan oleh pihak negara yang masih berkembang. Misalnya saja Indonesia bekerjasama dengan Amerika, ketika Amerika memiliki perekonomian lebih stabil. Otomatis kurs Rupiah akan melemah dibanding USD sehingga mempengaruhi perekonomian di dalam negeri. Namun pihak BI sepertinya mulai menyiasati kondisi ini supaya kurs Rupiah tidak anjlok.

·       Ketidakstabilan politik di dalam negeri,

Selain bidang ekonomis, perubahan kurs Rupiah juga sangat dipengaruhi oleh kondisi politik di Indonesia sendiri. Seperti tadi pernah disinggung bahwa suatu konflik akan membuat kurs Rupiah melemah, maka sama efeknya jika terjadi ketidakstabilan politik. Misalnya saja ketika musim pemilu atau pemilihan presiden maka biasanya kurs Rupiah akan anjlok. Namun selang beberapa bulan bisa menguat atau minimal stabil, tentunya tidak terlepas dari usaha yang dilakukan oleh BI.

·       Terjadinya capital flight,

Pemerintah punya strategi untuk menguatkan kurs Rupiah salah satunya adalah membuka kesempatan investor asing menanamkan modal di Indonesia. Efeknya tentu saja akan membuat kurs Rupiah menguat seiring semakin bertambahnya investor asing yang masuk. Akan tetapi pilihan ini tidak memungkinkan untuk dioptimalkan karena berdampak pada ketersediaan bahan baku di tanah air, bisa jadi kekayaan alam Indonesia diambil habis investor asing. Ketika investor mencabut investasinya maka nilai tukar Rupiah hari ini akan melemah.

Category
General
Created
Thursday, 31 August 2017
Group Admin
roby ramadhan
  • There are no discussions in this group yet. Why don't you create one?